A. Cara Kerja Pistol dan Senapan
1. Cara kerja pistol
Secara umum pistol bekerja secara mekanik untuk mendorong peluru. Ledakan peluru inilah yang mendorongnya untuk melesat keluar dari larasnya.
Setelah magazine telah di isi peluru dan di pasang ke pistol, slide ditarik (dikokang). Saat slide ditarik recoil spring akan ikut tertarik dengan mekanisme mekanik peluru akan di dorong ke kamar peluru. Peluru yang ada di dalam magazine didorong keatas oleh spring magazine sehingga peluru tersusun rapi dalam magazine.
Untuk menembak, pengguna pistol tinggal menekan pemicu (trigger) dan firing pin akan menekan pangkal peluru ssehingga peluru meledak. Daya ledakan inilah yang melesatkan peluru keluar lewat laras pistol
Cara Kerja Pistol
Kita mungkin sudah sering melihat adegan Film aksi di Televisi, ketika seorang pembela kebenaran berjibaku mencoba mengalahkan musuhnya dengan menggunakan senjata api. Sekali tertembak oleh sebuah peluru kecil tersebut, seseorang dapat langsung jatuh tersungkur. Nah, penasaran bukan bagaimana sih sebenarnya pistol itu bekerja ?, kebetulan sekali ada teman yang memberi tahu tentang artikel ini. Silahkan menyimak.
Senjata Api ringan (dalam hal ini revolver) merupakan alat bantu mekanis yang berfungsi menembakkan satu atau sejumlah proyektil menuju target yang diinginkan, bekerja berdasarkan prinsip fisika dengan mengaplikasikan teori mekanika pegas. Komponen utama dari senjata api terdiri atas :

1.Hammer atau striker. Berfungsi sebagai pemukul.
2. Laras (barrel). Berfungsi sebagai pemandu peluru agar melesat lurus saat ditembakkan.
3. Pelatuk. Sebagai pengontrol momen penembakan.
2. Laras (barrel). Berfungsi sebagai pemandu peluru agar melesat lurus saat ditembakkan.
3. Pelatuk. Sebagai pengontrol momen penembakan.
Semua komponen tadi pada intinya merupakan suatu rangkaian mekanisme yang berfungsi untuk mendukung mekanisme penembakan proyektil.
Sedangkan proyektil adalah bagian dari suatu sistem yang disebut cartridge, beroperasi dengan bantuan senjata api berdasarkan azas teori Kinematika dan Hidrodinamika gas. Konstruksi cartridge terdiri atas rangkaian :
1. Peluru (bullet)
Terbuat dari logam solid (biasanya Timah) yang berfungsi sebagai proyektil penghantam target.
Terbuat dari logam solid (biasanya Timah) yang berfungsi sebagai proyektil penghantam target.
2. Selongsong (case/shell)
Berfungsi sebagai induk dari keseluruhan sistem cartridge.
Berfungsi sebagai induk dari keseluruhan sistem cartridge.
3. Propelant
Sebagai sumber bahan bakar gas pendorong. Teknologi awal yang diterapkan pada senjata api, umumnya memakai bubuk mesiu hitam (black powder) yang menghasilkan sisa pembakaran 55% gas dan 45% asap.
Sebagai sumber bahan bakar gas pendorong. Teknologi awal yang diterapkan pada senjata api, umumnya memakai bubuk mesiu hitam (black powder) yang menghasilkan sisa pembakaran 55% gas dan 45% asap.
Namun semenjak ditemukannya komposisi bubuk mesiu yang hampir keseluruhan residunya adalah gas minus asap (smokeless powder) oleh Paul Vieille pada tahun 1884, mesiu hitam sudah tidak digunakan lagi.
Kandungan senyawa dalam propelant yang dikenal dengan sebutan Primex ini adalah :
0-40% nitroglycerin,
0-10% dibutyl phthalate,
0-10% polyester adipate,
0-5% rosin,
0-5% ethyl acetate,
0.3-1.5% diphenylamine,
0-1.5% N-nitrosodiphenylamine,
0-1.5% 2-nitrodiphenylamine,
0-1.5% potassium nitrate,
0-1.5% potassium sulfate,
0-1.5% tin dioxide,
0.02-1% graphite,
0-1% calcium carbonate,
dan sisanya adalah nitrocellulose
0-10% dibutyl phthalate,
0-10% polyester adipate,
0-5% rosin,
0-5% ethyl acetate,
0.3-1.5% diphenylamine,
0-1.5% N-nitrosodiphenylamine,
0-1.5% 2-nitrodiphenylamine,
0-1.5% potassium nitrate,
0-1.5% potassium sulfate,
0-1.5% tin dioxide,
0.02-1% graphite,
0-1% calcium carbonate,
dan sisanya adalah nitrocellulose
4. Percussion cap atau umum disebut Primer
Senyawa logam yang sangat sensitif memantikkan api bila terkena hentakan. Komposisinya adalah Timah azide dan Potasium klorat yang ditanam dalam perunggu.Saat pelatuk ditekan, hammer akan terangkat ke belakang. Pegas yang ditanam pada gagang pistol, kemudian mendorong hammer ke depan dan menghantam primer.
Senyawa logam yang sangat sensitif memantikkan api bila terkena hentakan. Komposisinya adalah Timah azide dan Potasium klorat yang ditanam dalam perunggu.Saat pelatuk ditekan, hammer akan terangkat ke belakang. Pegas yang ditanam pada gagang pistol, kemudian mendorong hammer ke depan dan menghantam primer.
Hantaman dari hammer tadi memantikkan api pada primer, hingga memancing ledakan gas yang mampat akibat terbakarnya mesiu di dalam cartridge. Gas bertekanan tinggi inilah yang kemudian mendesak peluru terlepas dari selongsong dan melesat melewati laras senjata.
2. Cara kerja senapan mesin
untuk memahami cara kerja senapan mesin, itu akan membantu untuk mengetahui sesuatu tentang senjata api secara umum. Hampir semua senjata didasarkan pada satu konsep sederhana: Anda menerapkan tekanan bahan peledak di belakang proyektil untuk memulai turun per barel. Paling awal, dan sederhana, penerapan ide ini adalah meriam.
Sebuah meriam hanyalah tabung metal dengan ujung tertutup dan akhirnya terbuka. Ujung tertutup memiliki lubang sumbu kecil. Memuat meriam, kau tuang bubuk mesiu (sebuah campuran dari arang, sulfur dan potasium nitrat), dan kemudian turun di sebuah meriam. Bubuk mesiu dan meriam duduk di sungsang, bagian belakang membosankan, yang merupakan ruang terbuka di dalam meriam. Menyiapkan senjata untuk menembak, Anda menjalankan sebuah sekering (panjang dari bahan yang mudah terbakar) lewat lubang, sehingga mencapai ke mesiu. Untuk api meriam, Anda menyalakan sumbu. Api bergerak sepanjang sumbu, dan akhirnya mencapai mesiu.
Ketika Anda menyalakan mesiu, itu terbakar dengan cepat, menghasilkan banyak gas panas dalam proses. Berlaku gas panas jauh lebih besar tekanan pada sisi bubuk meriam daripada udara di atmosfer berlaku di sisi lain. Hal ini mendorong para meriam keluar dari senapan dengan kecepatan tinggi.
3. Cara kerja senapan angin
Senapan angin pada dasarnya merupakan aplikasi dari ilmu fisika. Ada beberapa komponen tertentu yang bekerja, seperti yang sudah di atas mempunyai beberapa fungsi yang berbeda, misalnya : tabung udara, tuas pompa, laras senapan, katup udara dan peluru.
· Tuas pompa memiliki fungsi untuk menekan katup masuk udara supaya dapat di mampatkan kedalam tabung udara.
· Tabung udara memiliki fungsi untuk menyimpan udara bertekanan sesudah dimampatkan oleh tuas pompa digunakan untuk dapat mendorong peluru.
· Katup udara memiliki fungsi untuk memisahkan tabung udara dengan udara luar dan tabung udara dengan ruang laras.
· Laras senapan angin memiliki fungsi untuk menempatkan peluru dan mengarahkan arah tembakan.
· Peluru berfungsi untuk mengenai sasaran. Peluru biasanya terbuat dari timah berbentuk khusus supaya bisa melewati laras dengan jalur tempuh yang seimbang. Inilah Istilah Pengertian Dan Cara Kerja Senapan Angin
Supaya bisa ditembakkan, maka peluru harus mempunyai energi. Energi ini diperoleh dari tekanan udara yang terdapat di dalam tabung. Tekanan udara yang terdapat didalam tabung, didapatkan dari tuas pompa yang menekankan udara kedalam tabung sehingga tabung akan terisi udara yang maksimal.
Supaya udara yang dimasukkan oleh tuas pompa tetap berada didalam tabung, maka di setiap ujung tabung ada katub satu arah yang memiliki fungsi untuk menahan udara dalam tabung dan katub ini akan terbuka ketika pelatuk senapan di tarik. Tujuannya adalah untuk mengeluarkan udara menuju laras senapan dimana terdapat peluru yang sudah siap untuk ditembakkan.
Dengan adanya peluru yang mempunyai bentuk khusus, biasanya dasarnya yang bidang dan ujungnya lancip. Efeknya adalah peluru-peluru tersebut akan mengalami dorongan yang maksimal sehingga akan mudah menerobos udara. Sebenarnya ada beberapa kerja dalam senapan angin. Ada proses kerja mekanis seperti saat tekanan udara di dalam tabung udara mendorong peluru ketika katupnya di buka.
Dorongan tersebut ditandai dengan pematik yang ditarik. Sistem kerja senapan angin tidak hanya terpacu pada rekayasa fluida pneumatik saja namun juga bergerak secara mekanik. Peluru yang sudah terlontar mempunyai kecepatan, massa dan momentum. Kecepatan awal peluru (V0), kecepatan (Vt), massa (m) dan jarak tempuh (s). Jadi, anda bisa mengkur jarak jangkauan peluru dari moncong senpan sampai menuju tanag dengan mengukur kekuatan tekanan angin dan juga massa peluru. Semakin kuat tekanan udara didalam tabung maka jarak tembakanya juga akan semakin jauh.
B.Bongkar Pasang Pistol dan Senapan
1. Lepas sekrup popornya
2. Lepas mur diresiver yg berwarna putih atau kuning, ring matahari, dan lepas baut penahan tabungnya
3. Setelah baut tabung lepas lalu tarik pipa pompa ampe terlepas dari resivernya.
4. Lepas tutup pipa, selongsong per keong, lepas pentil bersama ring pentilnya.
5. Lepas tabung angin dengan cara, tarik pompa pentil pasang lagi tahan pentilnya dgn kain lalu tekan pompanya sampe tabung loncat lepas dari pipa, kalau kesulitan cara nya lepas head visir depan, stang pompa dan klep pompa, lalu ambil tongkat bambu atau kayu yang bisa masuk ke pipa tabung lalu tekan kelura tabung anginnya dengan tongkat itu.
6. Setelah tabung lepas cek semua kondisi silnya, masih bgus atau sudah pecah atau aus, kalo dipompa anging tidak mau nyimpan berarti sil pentilnya yg diganti dan sil luar tabungnya, kalo dites pompa 1, 2, 3 , 4 gak tambah berta maka ganti sekalian klep pompanya, kalo dipompa terus dilepas stang pompanya lepas atau meregang sendiri maka sil inlet yang kena stell ball harus diganti.
7. Untuk susunan pemasangan tabung dan pentil seperti berikut:
4. Lepas tutup pipa, selongsong per keong, lepas pentil bersama ring pentilnya.
5. Lepas tabung angin dengan cara, tarik pompa pentil pasang lagi tahan pentilnya dgn kain lalu tekan pompanya sampe tabung loncat lepas dari pipa, kalau kesulitan cara nya lepas head visir depan, stang pompa dan klep pompa, lalu ambil tongkat bambu atau kayu yang bisa masuk ke pipa tabung lalu tekan kelura tabung anginnya dengan tongkat itu.
6. Setelah tabung lepas cek semua kondisi silnya, masih bgus atau sudah pecah atau aus, kalo dipompa anging tidak mau nyimpan berarti sil pentilnya yg diganti dan sil luar tabungnya, kalo dites pompa 1, 2, 3 , 4 gak tambah berta maka ganti sekalian klep pompanya, kalo dipompa terus dilepas stang pompanya lepas atau meregang sendiri maka sil inlet yang kena stell ball harus diganti.
7. Untuk susunan pemasangan tabung dan pentil seperti berikut:
8. Setelah sil2 di ganti pasang kembali tabung angin ke pipa tabung dengan susunan seperti diatas terutama posisi pentilnya dan ring pentilnya jangan sampe kebalik, karena fatal kalo kebalik bakalan ngobos dan per keong bisa gepeng.
9. Pasang pipa pompa ke resiver jangan lupa sil lubang angin antara resiver dengan pipa tabung dipasang,pasang sekrup tabung, plat penekan pipa, teruis kencangin sekrup tabung pasang ring matahari dan sekrup popor, senapan siap di uji coba.
c. Macam – Macam kaliber
Kaliber 9
Munisi ini mempunyai bentuk longsong tanpa rim, taper lurus dengan penggalak Berdan atau Boxer. Untuk standar militer pelor dengan inti timah, dengan jaket baja dengan suatu pembungkus glinding metal dan suatu bentuk ogive, dengan berat 4,75 gr.
Munisi ini dapat digunakan pada senjata dengan kaliber 9x19mm Parabellum, baik pistol (P-1, P-2, G-2), maupun pistol mitraliur (sub machine gun) seperti PM-2.
Munisi kaliber 9 terdiri dari beberapa tipe yaitu :
Kaliber 9 x 17 mm
Kaliber 9 x 18 mm
Kaliber 9 x 19 mm
Kaliber 9 x 21 mm
Ragam munisi kaliber 9 :
Poduk
|
Kaliber
|
Keterangan
|
MU1 - TJ
|
9X19 mm
|
Tajam
|
MU1 - JHP
|
9X19 mm
|
Match/Akurasi Tinggi
|
MU1 - H
|
9X19 mm
|
Hampa
|
MU1 - K
|
9X19 mm
|
Karet
|
MU1 - S
|
9X19 mm
|
Subsonic
|
MU9 - TJ (115 Gram)
|
9X21 mm
|
Tajam
|
MU9 - TJ (124 Gram)
|
9X21 mm
|
Tajam
|
MU9 - K
|
9X21 mm
|
Karet
|
MU9 - BK
|
9X21 mm
|
Bola Karet
|
MU9 - UL
|
9X21 mm
|
Ujung Lunak
|
MU12 - H
|
9.2 mm
|
Hampa
|
MU12 - BK
|
9.2 mm
|
Bola Karet
|
MU12 - AR
|
9.2 mm
|
Air Mata
|
MU13 - TJ
|
9X18 mm
|
Tajam
|
MU16 - TJ
|
9X17 mm
|
Tajam
|
(.380 Auto )
| ||
MU16 - K
|
9X17 mm
|
Karet
|
(.380 Auto )
| ||
MU25 - TJ
|
9X23 mm Largo
|
Tajam
|
mu2-tj-linked
Cartridge Calibre 7.62 X 51 Mm Ball (M80) Linked
Mortar Kaliber 81mm
Jenis-jenis mortar kaliber 81mm Pindad adalah :
1. MU29 AS SMOKE MORTAR BOMB
2. MU29 LAT A2 GRANAT MORTIR LATIH
3. MU29 LAT A1 GRANAT MORTIR LATIH
4. MU29 PE HE MORTAR BOMB
MU5-TG (5.56 mm)
Cartridge Calibre 5.56x45 mm GAS PRESSURE
mu3-blam
CARTRIDGE CALIBRE 12.7 x 99 mm HIGH EXPLOSIVE INCENDIARY ARMOUR PIERCING
mu29-as
81 mm TiCl 4 SMOKE MORTAR BOMB
gt5-pea2
DEFFENSIVE HAND GRENADE
D. Bagian - Bagian pistol dan Senjata





Bagian-bagian pada pistol
1. Barrel
2. Recoil spring
3. Bullet (peluru) di dalam kamar peluru
4. Slide
5. Breech block
6. Pelatuk (hammer)
7. Magazine Spring
8. Tempat peluru (magazine)
9. Pemicu (trigger)
1. Barrel
2. Recoil spring
3. Bullet (peluru) di dalam kamar peluru
4. Slide
5. Breech block
6. Pelatuk (hammer)
7. Magazine Spring
8. Tempat peluru (magazine)
9. Pemicu (trigger)
E. cara kerja pistol semi-automatic dan riffle
1. Pistol semi-otomatis
Pistol semi-otomatis modern menggunakan magazen untuk menyimpan pelurunya. Pistol ini sudah menggantikan pistol revolver dalam pemakaiannya pada militer dan kepolisian modern. Pistol semi-otomatis memiliki kapasitas peluru yang besar, sampai 20 butir pada tipe-tipe tertentu.
Pistol ini secara otomatis mengeluarkan selongsong peluru dari kamar peluru, lalu mengambil peluru baru dari magazen. Ini dilakukan dengan menggunakan energi yang dihasilkan oleh ledakan peluru. Ledakan peluru akan menggerakan sistem gas untuk mendorong hammer, sekaligus juga bagian atas pistol, kebelakang. Pada saat bagian ini mundur ke belakang, selongsong peluru akan terlempar dari kamar peluru, dan peluru baru akan masuk mengisi kamar peluru dari magazen.
2. PISTOL MITRALIUR / SENAPAN SUBMESIN / SUBMACHINE GUN / SMG
Pistol ini secara otomatis mengeluarkan selongsong peluru dari kamar peluru, lalu mengambil peluru baru dari magazen. Ini dilakukan dengan menggunakan energi yang dihasilkan oleh ledakan peluru. Ledakan peluru akan menggerakan sistem gas untuk mendorong hammer, sekaligus juga bagian atas pistol, kebelakang. Pada saat bagian ini mundur ke belakang, selongsong peluru akan terlempar dari kamar peluru, dan peluru baru akan masuk mengisi kamar peluru dari magazen.
2. PISTOL MITRALIUR / SENAPAN SUBMESIN / SUBMACHINE GUN / SMG
Pistol mitraliur adalah senjata api yang menggabungkan kemampuan menembak otomatis senapan mesin dengan amunisi pistol. Konsep senjata api seperti ini pertama kali dicoba pada tahun 1900-an, yaitu pistol yang diberi popor dan menembak secara otomatis.
Rancangan yang sungguh-sungguh baru muncul pada akhir Perang Dunia I, sebagai pengembangan dari pistol berpopor sebelumnya, dan untuk digunakan pada perang parit. Pistol mitraliur mulai banyak digunakan pada Perang Dunia II, sebagai senjata untuk prajurit garis depan dan pasukan khusus. Sekarang, pistol mitraliur banyak digunakan oleh satuan polisi dan satuan paramiliter. Pistol mitraliur sangat cocok untuk digunakan pada pertempuran jarak dekat di perkotaan, dimana kemampuan menghujani peluru ke target lebih penting dari jarak jangkuan dan keakuratan. Pistol mitraliur juga dibuat populer pada tahun 1920-an dan 30-an sebagai senjata mafia, khususnya pistol mitraliur Thompson, yang dikenal dengan julukan "Tommy Gun".
Di Indonesia, pistol mitraliur mulai dipakai pada masa Perang Kemerdekaan Indonesia. Umumnya senjata ini diperoleh setelah terjadi pertempuran, dimana pistol mitraliur yang tertinggal diambil untuk tambahan senjata. Pistol mitraliur yang banyak dipakai adalah Sten (khusus buatan ke-2 dan ke-3), Carl Gustav M/45 buatan Swedia, pistol mitraliur Owen buatan Australia, Thompson, dan Bergmann MP18. Pistol mitraliur tersebut terbukti ampuh dalam setiap pertempuran melawan tentara Belanda sampai masa penyerahan kedaulatan RI tahun 1949. Kini pemakaian pistol mitraliur hanya dibatasi untuk pasukan khusus saja.
3.REVOLVER
Revolver adalah sejenis senjata api di mana peluru dimasukkan ke tabung berputar. pada revolver berkaliber .44 berisi 5-7 peluru. Adapun revolver berkaliber .22 berisi 8-10 peluru. cara pengisian revolver dibagi menjadi 2 menurut design dan bentuk revolver. yang pertama adalah pengisian satu per satu seperti revolver jenis lama seperti colt peacekeeper, dan yang kedua adalah langsung, ketika silinder pengangkut peluru keluar
- Single action revolver
single action revolver itu adalah revolver dengan palu (palu yang memukul peluru sehingga meledak dan mendorong proyektil peluru keluar)yang harus ditarik kearah belakang dengan ibu jari sebelum menembak, seperti revolver jenis colt. silindernyapun harus diputar secara manual.
- Double action revolver
double action revolver adalah revolver dengan palu yang bergerak secara otomatis bersamaan dengan ditekannya pelatuk (dan silindernya bergerak ke arah peluru selanjutnya secara otomatis sesudah peluru keluar).
- Single action revolver
single action revolver itu adalah revolver dengan palu (palu yang memukul peluru sehingga meledak dan mendorong proyektil peluru keluar)yang harus ditarik kearah belakang dengan ibu jari sebelum menembak, seperti revolver jenis colt. silindernyapun harus diputar secara manual.
- Double action revolver
double action revolver adalah revolver dengan palu yang bergerak secara otomatis bersamaan dengan ditekannya pelatuk (dan silindernya bergerak ke arah peluru selanjutnya secara otomatis sesudah peluru keluar).
4.riffle
sniper rifle adalah suatu karya enjiniring yg rumit, karya seni dan rekayasa secara bersamaan. dalam perjalananya konstruksinya sniper rifle itu dibangun dgn proses yg membosankan. mulai dari ujung laras/crown, itu dipotong sesuai dengan perbandingan panjang laras dgn bobot peluru vs vibrasi laras. laras sebuah senapan sniper itu biasanya poligonal rifling, sehingga lebih smooth dalam memutar peluru, less friction. bobot sebuah sebuah proyektil juga ngaruh, makin berat sebuah proyektil semakin kecil twist number
bobot sebuah sebuah proyektil juga ngaruh, makin berat sebuah proyektil semakin kecil twist number.suatu putaran memastikan peluru memiliki suatu momen yg stabil dalam perjalanannya ke target, namun perbandingannya mesti seimbang. terlalu banyak maka peluru akan melintir sebelum menembus sasaran scara penuh, dikit, akurasi ga optimal.
peluru biasanya diisi pake tangan, atau handloading, menjamin tiap proyektil dan propelan memiliki isian yg konsisten. proses handloading ini lama dan mahal, hal ini mengapa banyak sniper lebih memilih isian menurut selera masing2 yg dirasa cocok.
laras berpengaruh, karena makin kecil vibrasi laras maka jatuhan akan makin konsisten, ini kenapa kbanyakan sniper rifle larasnya lebih tebal dari rifle konfesional.
receiver adalah tempat dimana laras duduk, dan dimana mekanisme housing dan grendel berada. suatu receiver duduk di bodi/popor nah proses pendudukan ini disebut bedding, bedding sniper rifle amat khusus. mereka biasanya memakai polimer khusus, atau lem, atau seperti L96, lebih ekstrim lagi, yakni paku termal. kalau beddingnya memble, receiver bakalan goyang dan antara titik bidik dengan titik sandar senapan ga sama, akurasi memble.
laras berpengaruh, karena makin kecil vibrasi laras maka jatuhan akan makin konsisten, ini kenapa kbanyakan sniper rifle larasnya lebih tebal dari rifle konfesional.
receiver adalah tempat dimana laras duduk, dan dimana mekanisme housing dan grendel berada. suatu receiver duduk di bodi/popor nah proses pendudukan ini disebut bedding, bedding sniper rifle amat khusus. mereka biasanya memakai polimer khusus, atau lem, atau seperti L96, lebih ekstrim lagi, yakni paku termal. kalau beddingnya memble, receiver bakalan goyang dan antara titik bidik dengan titik sandar senapan ga sama, akurasi memble.
kemudian kita pindah ke mounting, mounting adalah tempat dimana teleskop dipasang, tempat paling optimal ya diatas receiver.
kemudian teleskop, ini satu bagian unik, karena ada alat bantu berupa bullet drop compensator, yg umum ya mildot. namuni mldot ud dianggap kuno, krn pegunungan afganistan membutuhkan scope yg lebih baik, muncul multireticle dot seperti horus scope. dengan multireticle ini, cukup dimasukin ke komputer, voila dapat solusi dan dial sesuai angka di scope.
mldot
horus scope
apa itu scope dial? nih, dial atas itu jarak, kanan angin, kiri fokus. nembak 1 increment diatas titik sasaran, spt angin, bila 5 kmh menggeser peluru satu inch maka jatuhan 1 MoA ke kiri/kanan dlm 100 m. jadi apabila senapanmu punya karakter jatuhan 1 inch tiap 100 meter, artinya kamu harus muter dial scope 1 mil kekiri tiap 100 meter,
apa itu scope dial? nih, dial atas itu jarak, kanan angin, kiri fokus. nembak 1 increment diatas titik sasaran, spt angin, bila 5 kmh menggeser peluru satu inch maka jatuhan 1 MoA ke kiri/kanan dlm 100 m. jadi apabila senapanmu punya karakter jatuhan 1 inch tiap 100 meter, artinya kamu harus muter dial scope 1 mil kekiri tiap 100 meter,
nah para sniper biasanya menggunakan solusi ini diluar kepala, terkadang target muncul tidak diduga dan kalkulasi harus pake insting. dan ga selalu sniper memakai teknik one shot one kill, ada teknik seperti kentucky windage, ngambil titik jatuhan utk koreksi selanjutnya. jadinya kaya teknik artileri, ia melakukan walking..atau menembak dgn menjadikan jatuhan peluru sebagai titik bidik baru hingga sasaran kena.gimana menentukan jarak? pertama kamu harus tau berapa tinggi target, misalnya targetmu tingginya adalah 157cm, sementara kebaca di di dial sebesar 7 mil,artinya rumusnya (tinggi target/mil) x 1000, artinya (1.57/7) x 1000 = 224.3 meter, senapanmu 1 MoA/100 meter. artinya kamu harus membidiknya sebesar dua mil diatas kepalanya, artinya sekitar 4-5 inch/10.16-12.7 cm diatas kepalanya. tapi itu hanya berguna utk sasaran diam, sedangkan kepala manusia selalu bergerak.makanya sebagian besar sniper membidik dada, biasanya di segitiga torso (antara bahu hingga ulu hati).
F.Keamanan, pengamanan, keselamatan senjata
KEAMANAN SENJATA
- Aman dari anak anak dan orang lain diluar pengawasan Anda
- Mudah diakses
- Siapa saja yang mempunyai akses kedalam rumahmu.
- Segampang apa orang lain dapat mengakses kedalam rumahmu
- Kecelakan senjata api adalah kesalahan 1 orang yaitu pemiliknya
PENYIMPANAN
- harus tidak terlihat mata
- jangan pernah membiarkan senjata api di luar control anda walaupun hanya sebentar
- pisahkan senjata api dari amunisi
- triger lock
- Aman dari anak anak dan orang lain diluar pengawasan Anda
- Mudah diakses
- Siapa saja yang mempunyai akses kedalam rumahmu.
- Segampang apa orang lain dapat mengakses kedalam rumahmu
- Kecelakan senjata api adalah kesalahan 1 orang yaitu pemiliknya
PENYIMPANAN
- harus tidak terlihat mata
- jangan pernah membiarkan senjata api di luar control anda walaupun hanya sebentar
- pisahkan senjata api dari amunisi
- triger lock
KESELAMATAN MENEMBAK
1. Menganggap bahwa Senjata selalu tersisi peluru
(walaupun kita tahu bahwa senjatu isi kosong)
2. Jangan pernah menutup laras dengan apapun
3. Jangan arahkan senjata pada obyek yg tidak ingin kita tembak.
4. Jari telunjuk selalu berada di luar triger point.(out triger guard)
5. Selalu yakin dan HARUS selalu tahu apa dibalik sasaran tembak.
1. Menganggap bahwa Senjata selalu tersisi peluru
(walaupun kita tahu bahwa senjatu isi kosong)
2. Jangan pernah menutup laras dengan apapun
3. Jangan arahkan senjata pada obyek yg tidak ingin kita tembak.
4. Jari telunjuk selalu berada di luar triger point.(out triger guard)
5. Selalu yakin dan HARUS selalu tahu apa dibalik sasaran tembak.


Komentar
Posting Komentar