menganalisis teks eksplanasi "lelehan gletser"

Tugas Kelompok Bahasa Indonesia
Menganalisis Teks Eksplanasi



Disusun Oleh
1.    Alifiah Nur‘Izza Rachmah  (XI-11/02)
2.   Marchel Abednego S.K.      (XI-11/18)
3.   Maulita Wulandari             (XI-11/19)
4.   M. Javier Annas F.            (XI-11/22)
5.   Rizka Aulia Rahma             (XI-11/32)

    TAHUN AJARAN 2015-2016

                                 Lelehan Glester
Glester atau glasier bahkan ada yang mengatakan dengan istilah glesyer adalah sebuah bongkahan es yang besar yang terbentuk di atas permukaan tanah yang merupakan akumulasi endapan salju yang membeku selama bertahun-tahun. Daya cakupnya sangat luas bahkan dapat menyerupai wilayah daratan. Sebagian besar glester ini berada pada bagian kutup utara, maupun selatan. Bahkan glester dapat juga berada di daerah pegunungan tertunggi hampir di seluruh dunia. Tidak kalah dengan pegunungan-pegunungan tinggi di dunia seperti himalaya, di Indonesia sendiri juga memiliki glester yang terdapat di bagian timur Indonesia tepatnya di Provinsi Papua Barat.
Glester berawal dari lereng pegungunan yang berbentuk cekungan, dari cekungan tersebut terbentuklah glester ketika salju turun, setelah mengendap udara akan terperangkap di antara serpihan salju dan terdorong keluar sehingga terjadi keping salju padat. Ketika salju semakin banyak turun, kepingan salju yang padat tersebut akan berubah menjadi es glester. Glester sendiri berisi berbagai macam zat seperti bebatuan, salju dan sedimen, sehingga saat glester melucur ke bawah akan merubah kontur bentuk dari pegunungan tersebut.
Glester akan tetap selalu ada sepanjang musim, tidak memperhatikan pada bagian negara mana ia berada. Selagi temperatur masih tertap terjaga, maka glester akan tetap selalu terbentuk. Namun, beberapa tahun ini terdapat faktor yang mempengaruhi temperatur udara di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Faktor tersebut secara ilmiah dikenal gengan Global Warming. Selama pemanasan global suhu bumi akan terasa lebih panas, sehinga glester akan mencair dan daratan akan mengecil dikarenakan es tersebut berubah menjadi air yang menenggelamkan permukaan daratan secara perlahan-lahan. Jika hal ini berlangsung secara terus menerus, maka daratan yang ada di bumi akan kehilangan sebanyak seperempat bagian. Bahkan pulau Jawa yang merupakan daratan rendah diperkirakan akan tenggelam, dan hanya menyisakan pulau-pulau besar seperti Sumatera, Kalimantan, Sulewesi dan Papua saja.
Kehilangan es glester dikarenakan pemanasan global memang menjadi fenomena yang tidak dapat dicegah dengan cepat, butuh waktu yang lama untuk mengembalikan keseimbangan alam yang hilang. Glester membutuhkan berjuta-juta tahun untuk terbentuk. Tetapi pemanasan global yang terjadi membuat pencairan es glester hanya bisa terjadi dalam kurun waktu beberapa minggu saja. Banyak hal yang sebenarnya dapat dilakukan manusia untuk mengembalikan keseimbangan alam, hal tersebut tergambar dari kepribadian masing-masing demi menyelamatkan dunia dan generasi yang akan datang.
















Strutur Teks
No.
Struktur Teks
Proses Terjadinya Lelehan Glester
1.
Pernyataan Umum
·         Definisi, berisi penjelasan mengenai pokok masalah yang dibahas, yaitu : Glester atau glasier bahkan ada yang mengatakan dengan istilah glesyer adalah sebuah bongkahan es yang besar yang terbentuk di atas permukaan tanah yang merupakan akumulasi endapan salju yang membeku selama bertahun-tahun.
·         Karakteristik, berisi ciri-ciri fenomena yang dijelaskan, yaitu : Daya cakupnya sangat luas bahkan dapat menyerupai wilayah daratan. Sebagaian besar glester ini berada pada bagian kutup utara, maupun selatan. Bahkan glester dapat juga berada di daerah pegunungan tertunggi hampir di seluruh dunia. Tidak kalah dengan pegunungan-pegunungan tinggi di dunia seperti himalaya, di Indonesia sendiri juga memiliki glester yang terdapat di bagian timur Indonesia tepatnya di Provinsi Papua Barat.  
2.
Urutan Sebab Akibat
·         Glester berawal dari lereng pegungunan yang berbentuk cekungan, dari cekungan tersebut terbentuklah glester ketika salju turun, setelah mengendap udara akan terperangkap di antara serpihan salju dan terdorong keluar sehingga terjadi keping salju padat. Ketika salju semakin banyak turun, kepingan salju yang padat tersebut akan berubah menjadi es glester. Glester sendiri berisi berbagai macam zat seperti bebatuan, saju dan sedimen, sehingga saat glester melucur ke bawah akan merubah kontur bentuk dari pegunungan tersebut
·         Bagaimana tahapan terbentuknya Glester dan Lelehannya
-Tahap I, Terjadi hujan salju di wilayah pegunungan yang berbentuk cekungan.
-Tahap II, Hujan salju yang telah terperangkap di pegunungan yang berbentuk cekungan mengendap dan lama kelamaan berubah menjadi es
-.Tahap III, Globar warming atau pemanasan global menyebabkan suhu di bumi meningkat, suhu yang meningkat tersebut menyebabkan glester secara perlahan mencair dan menyebabkan permukaan air laut naik.
3.
Interpretasi
·         Kehilangan es glester dikarenakan pemanasan global memang menjadi fenomena yang tidak dapat dicegah dengan cepat, butuh waktu yang lama untuk mengembalikan keseimbangan alam yang hilang. Glester membutuhkan berjuta-juta tahun untuk terbentuk. Tetapi pemanasan global yang terjadi membuat pencairan es glester hanya bisa terjadi dalam kurun waktu beberapa minggu saja. Banyak hal yang sebenarnya dapat dilakukan manusia untuk mengembalikan keseimbangan alam, hal tersebut tergambar dari kepribadian masing-masing demi menyelamatkan dunia dan generasi yang akan datang








Kata Kerja Relasional
No.
Kata Kerja Relasional
Contoh Kalimat
1.     
Adalah
istilah glesyer adalah sebuah bongkahan es yang besar yang terbentuk di atas permukaan tanah
2.     
Menjadi
Ketika salju semakin banyak turun, kepingan salju yang padat tersebut akan berubah menjadi es glester.
3.     
Menjadi
sehinga glester akan mencair dan daratan akan mengecil dikarenakan es tersebut berubah menjadi air yang menenggelamkan permukaan daratan secara perlahan-lahan.
4.     
Merupakan
Bahkan pulau Jawa yang merupakan daratan rendah diperkirakan akan tenggelam,
5.     
Menjadi
Kehilangan es glester dikarenakan pemanasan global memang menjadi fenomena yang tidak dapat dicegah dengan cepat,
6.     
Ada
Glester atau glasier bahkan ada yang mengatakan dengan istilah glesyer
7.     
Memiliki
di Indonesia sendiri juga memiliki glester yang terdapat di bagian timur Indonesia tepatnya di Provinsi Papua Barat.
8.     
Merupakan
sebuah bongkahan es yang besar yang terbentuk di atas permukaan tanah yang merupakan akumulasi endapan salju yang membeku selama bertahun-tahun.

Kata Kerja Material
No.
Kata Kerja Material
Contoh Kalimat
1.     
Berbentuk
Glester berawal dari lereng pegungunan yang berbentuk cekungan
2.     
Terdorong
, setelah mengendap udara akan terperangkap di antara serpihan salju dan terdorong keluar sehingga terjadi keping salju padat.
3.     
Berubah
kepingan salju yang padat tersebut akan berubah menjadi es glester.
4.     
Mencair, mengecil, menenggelamkan.
sehinga glester akan mencair dan daratan akan mengecil dikarenakan es tersebut berubah menjadi air yang menenggelamkan permukaan daratan secara perlahan-lahan.
5.     
kehilangan
maka daratan yang ada di bumi akan kehilangan sebanyak seperempat bagian.
6.     
Mengembalikan
butuh waktu yang lama untuk mengembalikan keseimbangan alam yang hilang..
7.     
Membutuhkan
Glester membutuhkan berjuta-juta tahun untuk terbentuk.
8.     
Membuat
Tetapi pemanasan global yang terjadi membuat pencairan es glester hanya bisa terjadi dalam kurun waktu beberapa minggu saja


Unsur Kata Serapan
No
Kata Asal
Kata Serapan
Cara Penyerapan
Makna Kata
1.     
Glister
Glester
Adaptasi
sebuah bongkahan es yang besar yang terbentuk di atas permukaan tanah yang merupakan akumulasi endapan salju yang membeku selama bertahun-tahun.
2.     
phenomenon
Fenomena
Penerjemahan
gejala-gejala yang dapat disaksikan dengan panca indra dan dapat diterangkan secara ilmiah
3.     
Accumulation
Akumulasi
Penerjemahan
Pengumpulan, penimbuhan, penghimpunan
4.     
precipitate
Endapan
Penerjemahan
Sesuatu yang bercampur dengan barang cair yang telah turun kebawah dan bertimbun didasar
5.     
Sediment
Sedimen
Penerjemahan
Benda padat berupa serbuk yang terpisah dari cairan dan mengendap didasar bejana  
6.     
Global warming
Global warming
Adopsi
Proses naiknya suhu rata-rata bumi

7.     
scope
Daya cakup
Kreasi
Kemampuan untuk menjangkau sesuatu














Konjungsi Hubungan Sebab Akibat
1.    Glester berawal dari lereng pegungunan yang berbentuk cekungan, dari cekungan tersebut terbentuklah glester ketika salju turun.
2.    setelah mengendap udara akan terperangkap di antara serpihan salju dan terdorong keluar sehingga terjadi keping salju padat.
3.    Selama pemanasan global suhu bumi akan terasa lebih panas, sehinga glester akan mencair dan daratan akan mengecil dikarenakan es tersebut berubah menjadi air yang menenggelamkan permukaan daratan secara perlahan-lahan.
4.    pemanasan global yang terjadi membuat pencairan es glester hanya bisa terjadi dalam kurun waktu beberapa minggu saja.

Menjelaskan Kondisi
1.    Teks eksplanasi kompleks “Lelehan Glester” merupakan penjelasan sebuah kondisi atau fenomene. Buktinya, Glester atau glasier bahkan ada yang mengatakan dengan istilah glesyer adalah sebuah bongkahan es yang besar yang terbentuk di atas permukaan tanah yang merupakan akumulasi endapan salju yang membeku selama bertahun-tahun. Daya cakupnya sangat luas bahkan dapat menyerupai wilayah daratan. Sebagaian besar glester ini berada pada bagian kutup utara, maupun selatan. Bahkan glester dapat juga berada di daerah pegunungan tertunggi hampir di seluruh dunia. Tidak kalah dengan pegunungan-pegunungan tinggi di dunia seperti himalaya, di Indonesia sendiri juga memiliki glester yang terdapat di bagian timur Indonesia tepatnya di Provinsi Papua Barat.            

Komjungsi Urutan
1.    Tahap I, Terjadi hujan salju di wilayah pegunungan yang berbentuk cekungan.
2.    Tahap II, Hujan salju yang telah terperangkap di pegunungan yang berbentuk cekungan mengendap dan lama kelamaan berubah menjadi es.
3.    Tahap III, Global warming atau pemanasan global menyebabkan suhu di bumi meningkat, suhu yang meningkat tersebut menyebabkan glester secara perlahan mencair dan menyebabkan permukaan air laut naik.


Konjungsi Temporal
1.     Glester atau glasier bahkan ada yang mengatakan dengan istilah glesyer adalah sebuah bongkahan es yang besar yang terbentuk di atas permukaan tanah yang merupakan akumulasi endapan salju yang membeku selama bertahun-tahun.
2.    Glester berawal dari lereng pegungunan yang berbentuk cekungan, dari cekungan tersebut terbentuklah glester ketika salju turun, setelah mengendap udara akan terperangkap di antara serpihan salju dan terdorong keluar sehingga terjadi keping salju padat.
3.    Ketika salju semakin banyak turun, kepingan salju yang padat tersebut akan berubah menjadi es glester.
4.    Namun, beberapa tahun ini terdapat faktor yang mempengaruhi temperatur udara di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia.
5.    Glester membutuhkan berjuta-juta tahun untuk terbentuk. Tetapi pemanasan global yang terjadi membuat pencairan es glester hanya bisa terjadi dalam kurun waktu beberapa minggu saja.






Komentar

Posting Komentar